Beranda » Perawatan & Peralatan » 6 Manfaat Garam Ikan untuk Aquarium Maupun Kolam

6 Manfaat Garam Ikan untuk Aquarium Maupun Kolam

Manfaat Garam Ikan

Untuk Anda yang suka mendatangi toko ikan hias, pasti sudah tak asing lagi dengan item yang satu ini. Ya garam ikan! Tapi tahukan Anda apa manfaat garam ikan?

Di samping harganya murah dan ada di mana-mana, ternyata banyak manfaat garam ikan untuk aquarium maupun kolam.

Garam ikan ini berbeda dengan garam dapur untuk memasak. Susunan kimianya NaCl atau Natrium klorida, sedangkan garam dapur biasanya sudah ada penambahan yodium.

Secara bentuk, garam khusus untuk ikan ini umumnya masih kasar atau berupa butiran-butiran kristal, sedangkan garam dapur sudah berbentuk halus.

Nah, yang banyak digunakan untuk perawatan ikan hias ialah garam khusus ikan, bukan garam masak. Alasannya karena garam ikan masih murni tanpa campuran zat lain yang tidak ikan butuhkan.

Tapi, apakah Anda tahu apa fungsi garam ikan? Apa manfaatnya bagi akuarium atau kolam Anda?

Manfaat Garam Ikan

Berikut adalah beberapa manfaat garam ikan untuk aquarium maupun kolam, serta efek samping penggunaannya.

1. Menghambat Pertumbuhan Lumut

Lumut yang menempel pada kaca adalah masalah yang cukup menyebalkan. Sangat menganggu pemandangan. Kalau Anda mengalami hal tersebut, cobalah taburkan garam ikan untuk menghambat pertumbuhannya.

Lumut biasanya tumbuh karena sorot cahaya lampu yang tanggung alias kurang terang, maupun terkena sinar matahari secara tidak langsung.

Sejumput garam ikan, bisa Anda gunakan untuk aquarium ukuran 60 cm. Jika ukuran tank lebih besar, tinggal dikira-kira saja.

Hal ini juga berlaku untuk kolam ikan. Biasanya, untuk kolam ukuran 5 x 3 meter, bisa Anda berikan garam ikan satu gayung, lakukan sekitar dua atau tiga hari sekali. Dengan catatan, pergantian air rutin sekitar dua atau tiga hari sekali.

Perlu Anda ingat, prinsipnya lebih baik kurang memberi garam daripada terlalu banyak memberikan garam. Efeknya akan berpengaruh pada parameter air.

Selain menggunakan garam, Anda juga bisa menggunakan bakteri starter untuk membasmi lumut membandel.

Lebih detail mengenai masalah pembersihan lumut, Kami sudah membahasnya di cara menghilangkan lumut pada kolam.

2. Obat untuk Ikan

Jika ikan sudah terlanjur sakit karena jamur atau penyebab lain, cobalah tambahkan garam pada kolam atau akuarium karantina.

Garam bisa membunuh parasit dan jamur, misalnya white spot atau Ich. Penyakit ini kerap kali menyerang ikan, penyebabnya bisa karena kualitas air yang buruk maupun suhu yang terlalu rendah. Ciri-cirinya, terdapat bintik putih pada bagian tubuh ikan maupun sirip, yang menyebabkan ikan menjadi gatal. Jika dibiarkan, parasit ini bisa menyebabkan kematian pada ikan.

Padukanlah antara obat khusus penyakit ikan dengan garam. Namun jika obat ikan tersebut melarang pencampuran garam, maka jangan berikan garam.

3. Mengurangi Stres pada Ikan

Manfaat garam ikan untuk pemeliharaan ikan hias selanjutnya adalah bisa mengurangi stres.

Stres pada ikan hias bisa terjadi karena parameter air buruk, serta akuarium yang terlalu sempit. Bisa juga karena sering berpindah-pindah tempat atau proses handling yang salah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa menambahkan garam ikan pada akuarium dengan takaran 5 gram per satu liter air.

4. Memperbaiki Parameter Air

Salah satu hal yang membuat ikan tak nyaman berada di aquarium maupun kolam adalah karena tingginya kadar nitrit dalam air.

Untuk menguranginya, Anda bisa tambahkan garam dengan takaran secukupnya saja.

Selain itu, jika pH tidak stabil, garam juga bisa berfungsi untuk menstabilkan kadar pH.

5. Mencegah Berbagai Penyakit pada Ikan

Jika sebelumnya kita membahas mengenai manfaat garam ikan untuk obat, maka sejatinya garam ikan juga berfunsi sebagai pencegahan penyakit.

Garam dapat bertindak sebagai antiseptik alami, pembasmi parasit, maupun sebagai antijamur.

Parasit seperti Ich (bintik-bintik putih yang menempel pada ikan) adalah masalah yang seringkali dialami oleh ikan. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka penambahan garam dan peningkatan suhu air diperlukan.

Sekedar tambahan, suhu air yang terlalu dingin juga bisa menyebabkan ikan gampang terserang whitespot (Ich) ini.

6. Meningkatkan Salinitas Air Laut

Bagi Anda yang memelihara ikan hias air laut, salinitas atau tingkat keasinan air wajib diperhatikan.

Parameter salinitas ideal untuk ikan air laut berada pada 1.023 – 1.025 SG jika diukur menggunakan refractometer. Jika kadar keasinan di bawah itu, maka Anda bisa menambahkan garam ikan.

Tetapi, aquarium air laut biasanya jarang mengalami kekurangan kadar keasinan. Karena, air yang menguap tidak ikut menguapkan garam. Sehingga, air justru makin asin.

Efek Samping Penggunaan Garam Ikan

Sebenarnya, menaburkan garam ikan secukupnya pasa kolam maupun aquarium hampir tidak memiliki efek negatif. Hanya saja jika pemberiannya terlalu berlebihan tentu akan berdampak buruk. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik?

Efek samping dari terlalu banyak memberikan garam ikan antara lain seperti:

  • Mengacaukan paramater air
  • Membuat permukaan air berbusa
  • Dan pada jenis ikan tertentu pemberian garam akan berdampak buruk
  • Membuat air menjadi lengket

Bagaimana, sekarang sudah tahu apa saja manfaat garam ikan untuk aquarium dan kolam? Apa saja efek sampingnya? Semoga info singkat ini berguna bagi para pecinta ikan hias di Indonesia!